MATA
KULIAH ETIKA PROFESI
TUGAS
INDIVIDU
ETIKA
DALAM BISNIS ONLINE
DISUSUN
OLEH :
RICO
SUWARDI
625120075
KELAS
B - MULTIMEDIA
PROGRAM
STUDI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
FAKULTAS
SENI RUPA DAN DESAIN
UNIVERSITAS
TARUMANAGARA
JAKARTA
2015
ETIKA DALAM BISNIS ONLINE
Etika
profesi memiliki banyak pengertian, salah satunya yaitu sikap etis sebagai
bagian integral dari sikap hidup dalam menjalankan kehidupan sebagai pengemban
profesi. Etika profesi memiliki berbagai macam jenis, dan salah satunya Etika
Bisnis, Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang
mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga
masyarakat.
Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma
dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan
sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat.
Sedangkan menurut Business & Society-Ethics and Stakeholders
Management, Etika bisnis adalah kedisplinan yang berhubungan dengan baik dan
buruknya sutu tugas dan kewajiban moral dalam konteks bisnis.
Perusahaan mengartikan prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika,yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan menaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.Etika Bisnis juga dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan jujur dan sikap yang profesional.
Seiring dengan majunya jaman dan berkembangnya teknologi,berbisnis tidak melulu harus punya sebuah perusahaan yang besar,berbisnis dari rumah pun bisa dilakukan,hanya cukup menyediakan gadget dan koneksi internet,anda sudah bisa memulai bisnis rumahan.Kemudian anda tinggal tetapkan,bisnis apa yang dikuasai dan mulailah berinovasi agar tidak kalah bersaing.Bisnis semacam ini dikategorikan sebagai bisnis online.
Perusahaan mengartikan prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika,yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan menaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku.Etika Bisnis juga dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan jujur dan sikap yang profesional.
Seiring dengan majunya jaman dan berkembangnya teknologi,berbisnis tidak melulu harus punya sebuah perusahaan yang besar,berbisnis dari rumah pun bisa dilakukan,hanya cukup menyediakan gadget dan koneksi internet,anda sudah bisa memulai bisnis rumahan.Kemudian anda tinggal tetapkan,bisnis apa yang dikuasai dan mulailah berinovasi agar tidak kalah bersaing.Bisnis semacam ini dikategorikan sebagai bisnis online.
Etika
dari bisnis online tentu berbeda,dalam berbisnis online anda harus bisa
mengatur bagaimana produk dipasarkan dan mengatur waktu untuk konsumen dengan
baik,contoh yang paling mudah ditemui adalah mempromosikan di social media
secara sembarangan bahkan sampai
menganggu pemilik akun,bisa kita lihat,seringnya toko online yang asal saja
menulis postingan akan jualan mereka untuk kian meraup untung.Memang meraup
untung boleh saja,namun demikian sebaiknya kita menjaga etika dan tidak
sembarangan mengganggu orang lain.
Sedangkan,etika bisnis di sekitar saya yang sering saya liat adalah harus adanya etika kejujuran,kejujuran adalah modal awal dari semua bisnis,apalagi sering ditemuinya kasus penipuan khusunya di toko online,kejujuran dalam bisnis dapat mendatangkan untung dan pelanggan,semakin jujur kita mengenai suatu produk,akan sangat penting bagi konsumen,karena dalam bisnis online,kita tidak bertemu secara langsung dengan konsumen,dan konsumen pasti ingin tahu sejelas mungkin, baru kemudian akan memutuskan.
Yang tidak kalah penting adalah etika dalam tanggung jawab dan juga melayani konsumen,karena konsumen toko online bisa menghubungi kita kapan saja dan juga kita harus siap untuk mengurus produk yang diinginkan oleh konsumen.Etika dalam merespon yang baik dan cepat membuat konsumen tidak akan lari ke toko sebelah dan memilih produk kita karena bisa saja,sang konsumen sedang benar-benar membutuhkan produk tersebut.
Sedangkan,etika bisnis di sekitar saya yang sering saya liat adalah harus adanya etika kejujuran,kejujuran adalah modal awal dari semua bisnis,apalagi sering ditemuinya kasus penipuan khusunya di toko online,kejujuran dalam bisnis dapat mendatangkan untung dan pelanggan,semakin jujur kita mengenai suatu produk,akan sangat penting bagi konsumen,karena dalam bisnis online,kita tidak bertemu secara langsung dengan konsumen,dan konsumen pasti ingin tahu sejelas mungkin, baru kemudian akan memutuskan.
Yang tidak kalah penting adalah etika dalam tanggung jawab dan juga melayani konsumen,karena konsumen toko online bisa menghubungi kita kapan saja dan juga kita harus siap untuk mengurus produk yang diinginkan oleh konsumen.Etika dalam merespon yang baik dan cepat membuat konsumen tidak akan lari ke toko sebelah dan memilih produk kita karena bisa saja,sang konsumen sedang benar-benar membutuhkan produk tersebut.
Dan
tidak berbeda jauh dengan tanggung jawab,bila kita sudah berjanji untuk
mengirim dihari yang sama,namun kita mengirim keesokan hari,sang konsumen bisa
saja melihat etika kita sebagai penjual yang buruk,dan membuat pembeli menjadi
kesal dan enggan untuk membeli barang kita lagi.
Hal yang terakhir dalam beretika adalah etika dalam persaingan,memang dalam bisnis online,banyak ragam barang yang ditawarkan,tetapi banyak yang menjual ragam produk yang sama,dalam hal ini,kita harus menjaga etika,dengan tidak menjatuhkan atau menjelek-jelekan pesaing kita dan jangan menaruh harga yang terlalu murah,meskipun itu adalah taktik yang anda terapkan agar konsumen mau membeli,tetapi anda bisa menghancurkan harga pasaran suatu produk.Selain itu,anda tidak boleh memalsukan barang dan hanya mengganti merknya,etika tidak baik ini bisa saja menjatuhkan reputasi anda,meskipun di indonesia barang yang dipalsukan cukup laku.Demikianlah, beberapa etika profesi dalam bisnis online yang saya temui,mungkin untuk bisnis lain diluar bisnis online,hal semacam ini bisa juga anda ditemui.
Hal yang terakhir dalam beretika adalah etika dalam persaingan,memang dalam bisnis online,banyak ragam barang yang ditawarkan,tetapi banyak yang menjual ragam produk yang sama,dalam hal ini,kita harus menjaga etika,dengan tidak menjatuhkan atau menjelek-jelekan pesaing kita dan jangan menaruh harga yang terlalu murah,meskipun itu adalah taktik yang anda terapkan agar konsumen mau membeli,tetapi anda bisa menghancurkan harga pasaran suatu produk.Selain itu,anda tidak boleh memalsukan barang dan hanya mengganti merknya,etika tidak baik ini bisa saja menjatuhkan reputasi anda,meskipun di indonesia barang yang dipalsukan cukup laku.Demikianlah, beberapa etika profesi dalam bisnis online yang saya temui,mungkin untuk bisnis lain diluar bisnis online,hal semacam ini bisa juga anda ditemui.
Gambar 1. Infografis Etika Bisnis Online
Etika Bisnis Online dalam Media
Sosial
Seperti yang
sudah disampaikan diatas, bahwa bisnis online sedang berkembangdan sekarang adalah
eranya sosial media. Sebagian besar orang banyak berkomunikasi lewat media
online. Dan hal itu membantu banyak orang untuk membagikan apa saja di sosial
media, seperti di Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan sebagainya. Entah
yang mereka bagikan itu hal yang bersifat personal maupun berjualan.
Memanfaatkan
kekuatan konten dan pemasaran di media sosial dapat membantu siapapun, untuk
bisa meningkatkan konsumen dengan memanfaatkan kekuatan konten yang dibagikan
dan kemudian dipasarkan dengan cara yang benar di sosial media. Tapi, jika hal
ini dilakukan tanpa sebuah pengalaman yang baik, akan ada tantangan yang harus dihadapi.
Tantangan yang dihadapi berupa harus adanya
beberapa pemahaman dasar tentang pemasaran di sosial media. Mulai dari
menentukan produk, bagaimana berkomunikasi yang baik dengan teman-teman atau
orang lain, bagaimana menentukan target pasar yang benar, dan sebagainya.Sama
dengan kehidupan nyata, kehidupan di dunia online pun membutuhkan fokus. Kita
mungkinakan kesusahan, bila ingin fokus dan sukses di segala hal. Tapi tidak
ada salahnya, bila kita bisa berhasil dan hebat di satu hal. Yang harus
diperhatikan yaitu fokus. Fokus adalah salah satu kunci penting untuk
menanamkan brand pada diri maupun produk. Meskipun ada saja orang lain yang
sukses dalam berbagai bidang, lebih baik dimulai untuk memfokuskan diri pada
suatu hal, terlebih bila baru saja memulai bisnis online.
Misalnya, ingin
memulai bisnis online peralatan Fotografi, maka jadikan diri kita seolah - olah
adalah seorang fotografer, maka akan lebih baik fokus untuk berkomunikasi di
sosial media layaknya seorang fotografer. Sesekali boleh membahas tentang
politik, property, kuliner atau apapun. Tapi itu hanya selingan atau terkadang saja,
selebihnya, bahaslah sesuatu yang memang menjadi fokus Anda. Dengan begitu, konsumenataupun
teman-teman akan paham dan mengerti apa keahlian yang dimiliki oleh penjual,
dan apa produk yang akanditawarkan. Sangat menghabiskan banyak waktu jika
seorang fotografer tapi lebih banyak membahas dunia kuliner daripada dunia fotografi
itu sendiri. Begitu pula dengan bisnis online ini, dimana tidak ada salahnya
menjual beragam barang, tetapi bila anda memiliki pemahaman lebih dan tahu
betul apa yang anda jual maka konsumen pun akan semakin percaya.
Selain itu, pemasaran
dan proses berkomunikasi maupun membangun konsumen di sosial media, pasti
membutuhkan kesabaran. Sama seperti di dunia nyata, hasil yang berkualitas
bagus membutuhkan waktu. Jika tidak sabar dengan proses yang ada, dan
kemudianterlalu gencar disosial media, misalnya terus mentag suatu barang,
menulis di kolom komentar orang lain, maka konsumen akan pergi tanpa kembali
lagi, dikarenakan etika anda yang tidak sopan.
Sama halnya bila
mempublikasikan sesuatu yang unik dan menakjubkan disosial media, didukung
dengan konten yang berkualitas, biasanya konsumen akan dengan senang hati untuk
berbagi. Mereka tidak ragu untuk menshare apa yang akan dijual atau apa yang
dipublikasikan, dan memberitahu kepada teman-teman mereka.
Hal ini
dikarenakan, dengan banyaknya orang yang berbagi dan mendiskusikan suatuproduk,akan
membantu produkadadengan mudah tersebar diinternet dan kemudian kata kuncinya
bisa dengan mudah didapatkan dan dicari lagi. Dampak positifnya adalah, hal ini
bisa menumbuhkan kepercayaan konsumen akan nama sebagai penjual yang punya
reputasi bagus.
Selain itu, investasikanlah
waktu untuk mencari influencer secara online di target market produk yang
dituju. Carilah mereka yang memiliki kualitas bagus dan tertarik pada produk,
jasa dan bisnis yang ditawarkan. Bangunlah hubungan dengan mereka, dan ajaklah
mereka untuk bekerjasama.Jikabisa menggaet atau minimal berkenalan dengan para
influencer yang bagus, kemungkinan besar mereka akan berbagi konten produk dengan
follower mereka. Dan, hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk membuat
penjual, produk dan bisnislebih dikenal secara luas lagi kedepannya.
Yang
merupakan salah satu kunci yang paling utama dalam rangka bersosial media
adalah dengan cara sering-sering mendengarkan, bukan sibuk berbicara. Sukses
dengan media sosial dan pemasaran konten membutuhkan hal ini. Bergabunglah
dengan audiens yang menjadi target audiens produk, misalnya di grup diskusi
online, dan perhatikan hal-hal yang sering mereka bicarakan dan apa yang
penting bagi mereka. Kemudian, setelah dipahami dimana benang merahnya berada, penjual
bisa membuat sebuah konten yang bisa memicu percakapan yang menambah nilai dan
bisa menginspirasi mereka. Dan disana bisa terjadi adanya kesempatan dimana
penjual dapat mengenalkan produk secara perlahan.
Yang harus
diperhatikan adalah jika penjual hanya fokus berjualan saja di sosial media,
setiap hari, menghabiskan seluruh waktunya untuk mempromosikan produk ataupun jasa,
maka orang akan jenuh dan dipastikan meninggalkan si penjual. Penjual harus
menambahkan nilai ke dalam percakapan terhadap konsumen. Disaat konsumen mulai
jenuh, saat ini adalah saat yang tepat untuk mengurangi fokus untuk berjualan
dan perbanyak membuat konten yang bermanfaat dan shareable untuk konsumen. Ini
akan membantuuntuk mengembangkan hubungan dengan para konsumen secara online.
Jika dilakukan rutin, orang-orang secara tidak langsung akan mempromosikan
penjual dan usahanya dengan sistem dari mulut ke telinga, kemudian dari telinga
ke mulut lagi. Dan disaat sudah banyak konsumen yang tertarik, maka mulailah
berjualan, sistem tarik - ulur ini sangatlah bermanfaat.
Harus
diperhatikan bahwa janganlah sebagai penjual yang tidak bertangguang jawab,
misalnya si penjual telahmempublikasikan
konten ataupun produk, yang kemudian menarik konsumen, dan disaat konsumen
sudah percaya serta membeli, si penjual kemudian menghilang tanpa keterangan.
Hal itu jelas akan menurunkan tingkat kepercayaan konsumen kepada penjual.
Perlu diingat bahwa konsumen online di sosial media dapat berubah-ubah dan
mereka tidak akan ragu untuk menggantikan suatu penjual bahkan langganan, dan
mencari penjual lain, jika si penjual menghilang meskipun dalam jangka pendek.
Hal terakhir dalam beretika di bisnis
online adalah, jika ada orang yang ingin bercakap-cakap dengan penjual,
tanggapilah ia dengan baik, jangan diabaikan. Entah itu di online maupun di
offline. Karena, sekali lagi, membangun hubungan adalah salah satu bagian yang
paling penting dari keberhasilan menjadi penjual yang berjualan di sosial
media. Jadi, akuilah dan hargai setiap orang yang mengulurkan tangan dan
berkomunikasi dengan anda. Meskipun bukan konsumen, sekali lagi, ini dapat
menaikan reputasi anda dan semakin dipercaya nantinya.
Di lain sisi kita sebagai penjual,
dalam etika bisnis, kosumen juga harus tau etika apa yang berlaku, dimana
bisnis online punya berbagai kelemahan, yang bisa memancing etika tidak baik
dari konsumen, misalnya :
1. Masih kurang dipercayanya belanja
secara Online.
Keraguan dari masyarakat jelas ini didapatkan karena saat ini telah marak para pengguna bisnis online yang menggunakan bisnisnya untuk alasan penipuan semata. Sehingga banyak para masyarakat yang curiga serta waspada ataupun ragu dari bisnis online yang dijalankan. Dengan ini, produk yang diciptakan pun akan ikut diragukan oleh para masyarkat sekitar.
Namun hal demikian bukan semuanya dilakukan oleh para pebisnis, ada juga pebisnis yang melakukan bisnisnya dengan disiplin serta menghargai masyarakat. Hal ini sering menjadi kewaspadaan para calon pembeli yang akan membeli produk bisnis online yang tengah dijalankan.
Hal keraguan yang berkembang di masyarakat ini dapat diminimalisasi dengan banyak cara diantaranya adalah memberikan informasi yang layak dan nyata serta tidak menimbulkan pertanyaan atau kecanggungan terhadap produk yang ditawarkan. Selain itu, anda juga dapat melakukan pendekatan dengan berbagai cara kepada para konsumen baik itu memberikan diskon atau sebagainya supaya para konsumen percaya akan produk dan bisnis yang dijalankan sehingga akan lebih mudah mendapatkan pelanggan dan tentunya produk tidak banyak diragukan masyarakat lagi. Dan bisa juga memberi jaminan untuk setiap pembelian yang terjadi.
2. Biaya pengiriman antar pulau yang mahal dan berubah-ubah
Dalam melakukan suatu bisnis terutama bisnis online tentunya yang menjadi kendala berikutnya adalah biaya pengiriman. Semakin jauh lokasi konsumen yang akan dikirimi barang pesanannya maka akan semakin mahal pula biaya pengiriman yang akan dikeluarkan. Biaya pengiriman tentunya tidak sedikit dan tidak konstan karena hampir tiap tahun bahkan kurang dari satu tahun biaya pengiriman selalu meningkat dan tidak stabil.
Namun adakalanya seorang pebisnis mendapatkan keuntungan biaya pengirimannya relatif lebih murah dari biasanya, akan tetapi ini sangat jarang ditemukan. Naik atau turunnya biaya pengiriman memang tidak dapat diperkirakan bahkan tidak dapat dihitung kenaikan atau penurunannya dengan stabil, akan tetapi ada cara tersendiri untuk menanggulangi masalah seperti ini yaitu degan mengemas barang dalam kemasan yang semini mungkin sehingga pengiriman tidak perlu butuh double cost. Terkadang, saat berbisnis, konsumen yang belum mengerti akan biaya ini dan biasanya memang jauh dari lokasi sang penjual, menyalahkan penjual dengan berkata bahwa ongkos kirim kemahalan dan telah menaikan harga secara sepihak, dan pada akhirnya akan batal membeli.
Keraguan dari masyarakat jelas ini didapatkan karena saat ini telah marak para pengguna bisnis online yang menggunakan bisnisnya untuk alasan penipuan semata. Sehingga banyak para masyarakat yang curiga serta waspada ataupun ragu dari bisnis online yang dijalankan. Dengan ini, produk yang diciptakan pun akan ikut diragukan oleh para masyarkat sekitar.
Namun hal demikian bukan semuanya dilakukan oleh para pebisnis, ada juga pebisnis yang melakukan bisnisnya dengan disiplin serta menghargai masyarakat. Hal ini sering menjadi kewaspadaan para calon pembeli yang akan membeli produk bisnis online yang tengah dijalankan.
Hal keraguan yang berkembang di masyarakat ini dapat diminimalisasi dengan banyak cara diantaranya adalah memberikan informasi yang layak dan nyata serta tidak menimbulkan pertanyaan atau kecanggungan terhadap produk yang ditawarkan. Selain itu, anda juga dapat melakukan pendekatan dengan berbagai cara kepada para konsumen baik itu memberikan diskon atau sebagainya supaya para konsumen percaya akan produk dan bisnis yang dijalankan sehingga akan lebih mudah mendapatkan pelanggan dan tentunya produk tidak banyak diragukan masyarakat lagi. Dan bisa juga memberi jaminan untuk setiap pembelian yang terjadi.
2. Biaya pengiriman antar pulau yang mahal dan berubah-ubah
Dalam melakukan suatu bisnis terutama bisnis online tentunya yang menjadi kendala berikutnya adalah biaya pengiriman. Semakin jauh lokasi konsumen yang akan dikirimi barang pesanannya maka akan semakin mahal pula biaya pengiriman yang akan dikeluarkan. Biaya pengiriman tentunya tidak sedikit dan tidak konstan karena hampir tiap tahun bahkan kurang dari satu tahun biaya pengiriman selalu meningkat dan tidak stabil.
Namun adakalanya seorang pebisnis mendapatkan keuntungan biaya pengirimannya relatif lebih murah dari biasanya, akan tetapi ini sangat jarang ditemukan. Naik atau turunnya biaya pengiriman memang tidak dapat diperkirakan bahkan tidak dapat dihitung kenaikan atau penurunannya dengan stabil, akan tetapi ada cara tersendiri untuk menanggulangi masalah seperti ini yaitu degan mengemas barang dalam kemasan yang semini mungkin sehingga pengiriman tidak perlu butuh double cost. Terkadang, saat berbisnis, konsumen yang belum mengerti akan biaya ini dan biasanya memang jauh dari lokasi sang penjual, menyalahkan penjual dengan berkata bahwa ongkos kirim kemahalan dan telah menaikan harga secara sepihak, dan pada akhirnya akan batal membeli.
3. Kondisi Barang
Tidak bisa dipungkiri, pengiriman barang
adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari bisnis online. Jasa pengiriman
ataupun perusahaan kurir, adalah partner sehidup semati pebisnis online, karena
selain COD (cash on delivery) atau pembeli bertemu dengan penjual dan
pembayaran terjadi secara langsung, satu-satunya cara agar produk bisa tiba ke
tangan konsumen adalah menggunakan jasa-jasa kurir seperti ini.
Namun tidak jarang barang yang kita kirim dalam kondisi bagus bisa berakhir buruk di tangan konsumen, dari mulai barang tersebut rusak, hingga di beberapa kasus barang yang kita kirim tidak pernah tiba di tangan konsumen dan jasa pengirim bisa saja tidak bertanggung jawab akan hal ini, alhasil kita pun merugi.
Namun tidak jarang barang yang kita kirim dalam kondisi bagus bisa berakhir buruk di tangan konsumen, dari mulai barang tersebut rusak, hingga di beberapa kasus barang yang kita kirim tidak pernah tiba di tangan konsumen dan jasa pengirim bisa saja tidak bertanggung jawab akan hal ini, alhasil kita pun merugi.
Diperparah lagi, sebagian konsumen
sering kali tidak mau tau barang tersebut ada dimana, atau siapa yang salah.
Intinya barang itu tidak sampai, maka kredibilitas kita sebagai penjual online
pun ikut rusak karena pengiriman yang bermasalah tersebut. Konsumen pun akan
komplain dan produk yang diterima dalam kondisi rusak ini akan diretur, dan
bisa memakan waktu beberapa hari untuk penggantian dan dengan harapan, tidak
rusak lagi di tangan jasa pengririman ataupun kurir.
Gambar 2. Infografis Beberapa Kelemahan Bisnis Online yang
dapat memancing etika buruk konsumen
Tipe - Tipe Konsumen
Tipe - Tipe Konsumen
Berbicara lebih dalam mengenai
konsumen, dalam berbisnis online anda pasti akan berinteraksi dengan banyak
orang, baik calon konsumen maupun pelanggan tetap. Penjual akan berinteraksi
dengan mereka baik langsung (COD) maupun tidak langsung (melalui media sosial).
Dalam hal ini interaksi yang akan terjadi adalah berkomunikasi. Setiap orang
memiliki karakter yang berbeda-beda saat berkomunikasi, yang akan mempengaruhi
penjualan bisnis online anda. Tentu anda perlu menghadapi dan melayani konsumen
dengan etika yang baik. Oleh karena itu, sebelum anda berinteraksi lebih dalam
dengan pelanggan anda, anda harus mengetahui beberapa tipe konsumen yang sering
ditemui pada umumnya.
Tipe konsumen “pemula” dapat
diketahui dari sikap dan cara dia bertanya tentang produk anda. Biasanya,
pertanyaan-pertanyaan yang akan ia tanyakan meliputi pertanyaan yang sangat
sederhana/ mendasar seperti cara pembayaran, cara pengiriman, dll. Hal ini
menunjukan bahwa dia adalah orang yang sangat awam dengan dunia belanja online.
Saat anda menghadapi konsumen yang seperti ini, sebaiknya anda menjelaskan
dengan merinci pertanyaan darinya. Dengan etika yang baik dan kesabaran anda,
maka bisa saja ia jadi pelanggan anda nantinya.
Tipe kedua adalah konsumen yang
pintar, bila anda bertemu dengan tipe yang satu ini, mungkin anda akan
kewalahan untuk melayaninya. Tipe konsumen yang seperti ini berkebalikan dari
tipe pemula. Konsumen yang pintar biasanya mengetahui jalannya komunikasi,
karena biasanya ia dapat menangkap apa yang akan anda presentasikan atau
katakan dalam suatu bisnis online. Anda harus cerdik dan menjaga etika dengan
tidak sombong, karena biasanya konsumen yang pintar lebih ingin pendapat mereka
yang benar dan dihargai oleh anda.
Tipe konsumen yang ke tiga adalah
peneliti. Tipe peniliti sangat berbeda dengan tipe pemula maupun tipe pintar.
Konsumen tersebut akan meneliti produk anda secara mendetail seperti kelebihan
dan kekurangan produk anda. Bukan itu saja biasanya mereka juga akan menilai
presentasi, tampilan situs bisnis, bahkan hingga ke sikap anda terhadap
konsumen. Oleh karena itu, anda harus lebih cermat dalam memberikan pelayanan
kepada konsumen tersebut. Lakukanlah yang terbaik bagi setiap konsumen anda.
Agar konsumen anda puas dengan pelayanan anda. Karena berbagai etika, yang
telah anda tunjukan dan mungkin pada beberapa media social, seperti komentar
baik yang diutarakan oleh konsumen lain, menjadi pertimbangan yang sangat
penting bagi tipe konsumen ini.
Tipe penanya merupakan gabungan
antara tipe pintar dengan tipe pemula. Ciri khas tipe ini adalah mereka akan
menanyakan sesuatu yang dapat membuat anda bingung atau sulit untuk mejawabnya.
Dengan kepintarannya, konsumen tipe ini akan berusaha untuk menggali
dalam-dalam semua hal tentang bisnis anda. Konsumen tipe ini biasanya memiliki
pengetahuan mengenai bisnis anda. Dan telah melakukan riset sebelumnya, etika
kesabaran lagi-lagi harus anda pertahankan.
Tipe pembanding, mungkin anda sudah
memiliki sedikit bayangan tentang tipe konsumen yang satu ini. Ya, konsumen
tipe ini biasanya akan membandingkan bisnis anda dengan bisnis orang lain. Hal
tersebut ia lakukan bukan semata-mata hanya untuk perbandingan, melainkan ia
ingin mendapatkan produk yang terbaik dari yang terbaik dengan pengeluaran
seminim mungkin. Tetaplah meladeni konsumen dengan tipe ini, karena pada
akhirnya, meskipun kita menjual barang bukan pada harga termurah yang ia cari,
bila konsumen ini lebih percaya dan tertarik dengan etika kita dalam bersikap
dan menjawab apapun yang ia tanyakan, maka bisa saja, ia akan memilih untuk
membeli pada kita.
Tipe pendiam,biasanya konsumen dengan
tipe ini akan cenderung diam, namun di balik diamnya ada yang sedang ia
lakukan. Tipe pendiam akan berfokus dan mencari tahu tentang kekurangan dan
kelebihan dari bisnis anda. Terkadang mereka tidak akan mempedulikan
testimonial yang ada, karena mereka cenderung berfokus pada fakta yang ada.
Konsumen macam ini, mungkin tidak diketahui penjual, karena biasanya tidak
bertanya langsung.
Tipe Angkuh, Anda harus lebih
berhati-hati dengan tipe konsumen ini. Biasanya tipe angkuh akan lebih sering
mengomentari anda dengan nada yang cukup mengkritik dan terkadang kritikannya
bisa saja menjatuhkan, pedas, atau justru membangun. Anda perlu lebih
berhati-hati dalam beretika. Jangan sampai menyinggung perasaan konsumen tipe
ini, karena bisa jadi bisnis anda jatuh dengan cepat karena testimonial yang
buruk dari konsumen tipe ini. Karena dalam bisnis online, satu kejelekan kita
akan lebih dipertimbangkan dan dilihat dibandingkan berbagai kelebihan kita.
Tipe Hemat, tidaklah susah untuk
mengetahui seorang konsumen yang hemat. Mereka biasanya akan mencari barang
diskon atau promo-promo lainnya yang dapat mengurangi harga. Bahkan orang
tersebut tidak segan-segan untuk meminta pengurangan harga langsung kepada
anda. Untuk menyikapi hal tersebut, anda perlu memiliki kemampuan marketing
yang handal agar konsumen tidak pergi ke lain hati. Tipe ini cukup banyak di
kalangan bisnis online dan biasanya adalah perempuan atau khususnya Ibu - ibu
yang mengerti akan belanja online. Sikapi dengan etika sopan dan berilah
pilihan yang terbaik, meskipun tidak akan membeli bila tidak anda diberi diskon
pada nantinya, tipe konsumen ini bisa saja membicarakan anda dan membuat nama
anda semakin terkenal.
Gambar 3. Infografis Tipe - tipe konsumen
Menghindari Etika Buruk Konsumen
Menghindari Etika Buruk Konsumen
Dalam dunia bisnis online salah satu
resiko yang paling sering ditemui adalah penipuan. Tidak hanya oleh pembeli,
mengalami penipuan juga kerap dialami oleh penjual. Mulai dari pembeli yang
sudah pesan lalu menghilang, mengaku sudah transfer padahal belum, sampai
dengan mengatakan bahwa barang kiriman tidak sampai padahal barang tersebut
sudah ada di tangan. Bermacam-macam cara dan trik penipuan ini yang membuat
penjual seringkali terkelabui. Karena itu banyak hal yang perlu diketahui sebagai
penjual, yaitu cara-cara menghindari diri dari penipuan yang dilakukan oleh
pembeli yang punya Etika buruk ini.
- Sebelum melakukan transaksi
pastikan nama calon pembeli, apakah sudah pernah berbelanja atau apakah masuk
daftar blacklist, dan hal lainnya
Kasus penipuan yang dilakukan oleh pembeli online
shop sudah marak terjadi. Karena itu biasanya saat seorang pemilik online shop
mengalami penipuan, dia akan memberi tahu pada pebisnis online-nya nama
customer yang menipu tersebut. Daftar customer blacklist inilah yang wajib diketahui,
seperti yang sudah diutarakan diatas, media social bisa jadi salah satu cara
mendapatkan daftar ini. Ketika ada seorang pembeli membeli produkmu, periksa
terlebih dahulu apakah dia termasuk ke dalam daftar customer blacklist
tersebut. Jika iya, sudah tentu penjual tidak perlu melanjutkan transaksi, tapi
berhati -hatilah karena bila ditanggapi ia bisa mencemarkan nama baik anda,
cara yang paling mudah adalah beralasan bahwa tidak ada stok produk yang
diinginkan. Sementara bila tidak, penjual bisa melanjutkan transaksi ke proses
berikutnya. Pemeriksaan semacam ini penting hukumnya untuk menghindari kasus
penipuan berulang yang biasa dilakukan oleh pembeli yang tidak beretika.
- Berlakukan sistem bayar
dahulu, sebelum pengiriman kepada semua konsumen, termasuk pada orang yang
sudah berlangganan
Tidak jarang kasus penipuan terjadi bukan hanya pada
pembeli baru tapi juga langganan. Banyak penjual mengaku bahwa pembeli yang
melakukan pembelian berulanglah yang justru melakukan pembelian. Karena sudah
merasa percaya, biasanya penjual akan mengirim barang terlebih dahulu yang
dilanjutkan dengan menghilangnya pembeli. Nah karena itu, sesering apapun
pelanggan melakukan pembelian tetap lakukan sistem bayar dahulu baru produk
akan diberikan, di mana hanya seorang yang sudah melakukan pembayaranlah yang
barangnya akan dikirim. Jangan hanya karena sudah biasa melakukan pembelian,akhirnya
tertipu dengan customer tak bertanggung jawab.
- Pahami segala teknik-teknik editing foto dasar, untuk menghindari
penipuan dengan mengedit resi pembayaran
Sebagai seorang penjual cerdas, harus terus menggali
kemampuan, termasuk soal editing foto resi pembayaran. Sekarang ini ada banyak
sekali kasus penipuan terjadi dengan cara mengedit resi transfer sehingga
seolah-seolah pembeli memang sudah melakukan pembayaran. Penjual yang tidak
jeli bisa terjadi tertipu dengan hasil olah foto seperti ini. Karena itu
pelajarilah cara-cara mengedit foto dasar untuk mengenali apakah kiriman foto
resi tersebut memang asli. Dengan mengetahui ciri-ciri foto hasil editan kamu
akan lebih gampang terhindari dari penipuan. Serta untuk lebih meyakinkan lagi
jangan lupa selalu mengecek rekening.
- Cek rekening untuk memeriksa
pembayaran
Ya kasus penipuan yang banyak dilakukan oleh pembeli
adalah dengan mengaku sudah transfer padahal belum, masih berkaitan dengan hal
diatas. Itulah mengapa penting sekali bagi kamu penjual online shop untuk
selalu mengecek apakah pembeli yang memesan barang memang benar sudah melakukan
pembayaran. Umumnya pengecekan seperti ini dilakukan ATM, via internet atau
mobile banking. Namun bila kamu adalah toko online yang memiliki banyak akun
bank, pengecekan secara manual (satu persatu) seperti itu bisa dibilang
merepotkan. Diperlukan aplikasi keuangan yang bisa membantumu mengecek uang
masuk dan keluar dalam satu layar seperti yang dilakukan, tetapi ada baiknya
tetap dilakukan karena dapat menghindarkan anda dari kerugian.
- Pastikan No resi pengiriman
untuk mengecek status terkirimnya barang
Tidak hanya kasus hit dan run saja, penipuan juga
kerap dilakukan dengan modus pembeli yang mengaku barangnya tidak sampai. Dengan
etika yang tidak sopan, mereka akan memarahi pemilik online shop dengan
mengatakan barang belum diterima, padahal sih sebenarnya sudah. Untuk
menghindari penipuan seperti ini terjadi, kamu wajib selalu memiliki no resi
untuk melihat status pengiriman barang. Dengan no resi di tangan pembeli tidak
bisa lagi berkelit karena dari website ekspedisi kita bisa mengetahui apakah
barang tersebut sudah diterima atau belum. Pada intinya supaya tidak mengalami
kerugian kita harus pandai melakukan antisipasi diri.
- Selalu foto semua produk agar
pembeli tidak bisa menipu.
Modus penipuan yang juga harus diperhatikan adalah konsumen
yang mengaku barangnya rusak atau cacat, padahal tidak. Dengan aksi
marah-marahnya si pembeli akan memarahi penjual dan biasanya meminta ganti
rugi, diskon, minta tukar barang. Tak jarang mereka juga mengancam dengan
mengatakan akan menyebarkan hal ini untuk membuat penjual takut. Agar hal mengjengkelkan
seperti ini tak terjadi, sebelum akan mengirim barang foto tersebut barang
tersebut dan kirimkan pada pembeli. Dengan ini antara penjual dan konsumenakan
sama-sama sudah tahu bahwa barang yang dikirim dalam kondisi baik, walaupun
terkadang memang ada resiko rusak karena pengiriman.
Gambar 4. Infografis
Menghindari Etika Buruk Konsumen





Tidak ada komentar:
Posting Komentar